Halaman

Bersyukur dan Berinisiatif

Alhamdulillah saya termasuk orang yang beruntung, orang tua saya dapat membiayai saya hingga saat ini saya masih berjuang di bangku kuliah. Melihat sejenak kebawah merunduk menyaksikan tangan-tangan mungil yang dituntut bekerja untuk sekedar makan, bisa membaca dan menulis bagi mereka sudah cukup, lalu cita-cita yang dulu mereka teriakkan telah sirna kelabu tanpa harapan.

Alhamdulillah nikmat Allah mana yang kau dustakan? Saat jadi mahasiswa peluang mendapat beasiswa semakin banyak, saya hanya perlu apply, buat program kreativitas mahasiswa, surat-surat, serta essay dan Alhamdulillah mendapat beasiswa berprestasi. Jika sudah menjadi mahasiswa sudah beruntung karena beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu juga ada bahkan kuotanya lebih banyak, banyak juga pihak swasta yang memberikan beasiswa pada mahasiswa yang kurang mampu, jadi tak perlu pusing. Sebagian besar dari beasiswa mereka digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan kuliah, namun ada juga yang menggunakan beasiswa mereka untuk berfoya-foya untuk membeli laptop baru, dan gadget lainnya.

Saya bukan dari golongan orang tidak mampu dan saya juga bukan orang kaya. Saya selalu berusaha untuk berprestasi untuk bisa mendapatkan beasiswa karena tidak mungkin saya mengambil hak orang yang membutuhkan. Alhamdulillah beasiswa yang saya peroleh saya gunakan seperlunya, ya lebih baik saya biarkan saja uangnya di Bank.

Tapi saya mencoba membuka mata hati, Indonesia semakin terpuruk, angka putus sekolah tinggi, apa nasib bangsa ini jika generasi mudanya putus sekolah karena persoalan ekonomi. Saat ini dana BOS belum optimal membantu masyarakat kurang mampu karena belum merata ke seluruh pelosok negeri. Anak-anak itupun kurang termotivasi untuk melanjutkan sekolah karena kerasnya kehidupan yang memaksa harus mencari tambahan uang. Jarang sekali pihak swasta yang memberikan beasiswa, paling hanya disekolah swasta yang mahal memberikan beasiswa pada murid berprestasi, kemudian bagaimana nasib murid yang kurang mampu dan tidak berprestasi? Mereka perlu juga sekolah kan??
Sejumlah kasus di pelosok negeri ini menyadarkanku aku tidak hidup sendiri.

Mungkin uang yang aku dapat dari hasil beasiswa dapat membantu dan memotivasi mereka, jika perlu aku mau membantu mengadvokasi anak-anak yang terancam putus sekolah ke sekolah barunya agar mendapat keringanan biaya. Ya Tekadku sangat bulat, aku ingin membantu mereka. Semoga Allah meridhoi. Saat ini tabungan beasiswaku hanya tinggal 3 juta dan masih menanti pengumuman beasiswa dari salah satu pihak swasta yang menginspirasiku. Dulu mereka hanya kumpulan dari 4 orang yang ingin membantu mahasiswa kurang mampu dengan memberikan beasiswa dan saat ini sudah ribuan mahasiswa yang mereka bantu. Kini giliranku aku dan Indonesia tidak mau melihat peningkatan anak putus sekolah lagi. Saat ini saya masih sendiri untuk melakukan hal besar ini saya butuh volunteer dan donatur untuk mendukung kegiatan ini.

Nantinya pasti banyak rintangan yang menghadang, namun saya yakin niat tulus ini pasti dapat membantu mereka. Dan saya melangkah sekarang, dari hal kecil, dan dari diri saya sendiri untuk membuat perubahan besar.

0 komentar:

Posting Komentar

Text Widget

Diberdayakan oleh Blogger.

Most Viewed

TENTANG BARAKALLAH FOUNDATION

Demak, Jawa Tengah, Indonesia

Recent Posts

More Text